animated sakura

Senin, 28 Maret 2011

Lord, i write a letter for U...

Bapa, terima kasih untuk hari ini...
ya, walaupun tanpa penyebab yang jelas motor air di sini sedang rusak, dan akhirnya pagi-pagi benar saya harus pergi rumah amma dan mandi di sana, dan menghemat air di rumah... dan papi sekarang sedang sibuk menanti teknisi pompa air... =)

Bapa, kadang saya bingung harus menyebutMU TUHAN? BAPA? ALLAH? terkadang rasanya KAU sangat dekat dalam kehidupanku, memanggilMU TUHAN seolah sangat kurang pas bagiku... tapi BAPA? :) hatiku merasa tenang tiap mengetahui ada ENGKAU di sisiku.
ummm.. sepertinya sangat menarik jika ENGKAU bersedia membuka account FB, TWITTER, BLOG dan memerintahkan para malaikatMU menjadi adminnya...

mungkin akan lebih melegakan jika sekali-sekali saya dapat membaca komentarMU di status-statusku, maupun nasehatMU di tiap note ku dan Blog ku...
sekali-sekali ENGKAU membuat status untuk menenangkan mereka yang sedang hampir kehilangan harapan di tengah bencana, menguatkan mereka yang sedang terluka, dan ada baiknya nampaknya jika sesekali ENGKAU membocorkan bagaimana caraMU bekerja dalam hati kami masing-masing...
adakah saraf tertentu yang ENGKAU ikat dalam tubuh kami? sehingga walau berjauhan para pasangan kekasih mampu tetap mencintai pasangannya? ataukah ada freeze yang kau lakukan dalam hatiku sehingga setiap petunjuk yang ku temukan semua mengarah ke dia?
dan oh ya! saat saya berlari, mungkinkah ENGKAU sedang mengelem kaki ku pada lantai dengan lem invisible,,.?? karena setelah mengosongkan hati dan mengisinya kembali dan kembali secara berulang-ulang.. heyy..lagi-lagi dia...

hmmm,,dan mungkinkah KAU memasang kacamata invisible pada mataku? kekurangannya nampak di hadapanku, tapi saya menerimanya sebagai bagian dari dirinya...
terkadang ada pula kata-kata yang menghujam darinya, tapi hey? luka itu berdarah sesaat dan sembuh secepat kilat? hewwww...
BAPA, tidak berminatkah KAU memasang iklan di facebook untuk mengumumkan bahwa ENGKAU lah TUHAN? dan memberikan jaminan dapat menjadi lebih mengasihi saat mengenalMU?

sepertinya kasih sudah menjadi barang langka saat ini, BAPA...
beberapa berlomba-lomba menemukan kesalahan orang lain dan menghakiminya.. hanya sedikit yang menemukan kesalahan orang lain lalu mau belajar keras untuk berusaha meluruskan dan memahaminya.. 
juga ada beberapa orang di sekitar kami, nampaknya orang itu juga mengasihiMU... tetapi menyedihkannya, dengan senang hati dia seringkali membuat saya berpikir dia jahat..
ya... dia tidak pernah tersenyum saat saya berbahagia,,,tetapi entah mengapa setiap saya bersedih, dia mampu tersenyum dan mengolok-olokku.. hm, mungkin dia baik BAPA, namun mungkin dengan cara dan sudut yang berbeda dari pemahamanku... bisakah KAU membuatku senantiasa mengampuninya?

dan yaaa.. terima kasih BAPA...saat saya mulai berpikir jelek, ada seseorang yang berani bersikap keras padaku dan melawan kekerasan kepalaku.. =) dia mampu mengingatkan saya, saya bisa saja salah menilai! salah menangkap, dan salah mengira... dia tidak pernah protes dan mengatakan saya membuang waktuku di rumahMU... berbeda dengan pendahulu-pendahulunya...
ya, terkadang dia sangat menyebalkan kalau mulai memikirkan dirinya saja, tetapi selalu saja ada cara untuk kembali memaafkannya saat itu juga..
terkadang dia aneh... dia menangis untuk orang yang bersedih dan dia tertawa untuk orang yang berbahagia.. ya, DIA sudah memenuhi kriteriaMU sepertinya..

dan terkadang dia mampu membuat saya tertawa untuk keraguannya... :) terkadang merasa lucu... seolah-olah saya dan dia sedang berkonsultasi pada DOKTER CINTA yang berbeda.. (padahal saya tahu keduanya adalah oknum yang sama..siapa lagi selain ENGKAU.. ?? ^^;)

dan, oh ya... saat ini saya sudah mulai memikirkan kehidupanku ke depannya, BAPA.. haruskah saya melanjutkan S2 lagi? saya merasa sepertinya akan baik kalau saya mendalami bidang yang saya sukai, tapi di lain sisi saya memikirkan orang lain yang mungkin akan sedikit terlantar karena itu? hmmm..atau  jangan-jangan pelayananku pun ikut terlantar?
hem, saya sedang kagum memikirkan betapa hebatnya SENTUHAN TANGANMU... KAU membantuku sedikit belajar keluar dari zona pemahamanku bahwa dalam mencintai pria yang harus mengambil inisiatif dalam segala hal... ya, setidaknya saya harus belajar berinisiatif duluan sejak hari sabtu lalu... ya, saya tidak pernah berani berinisiatif karena takut di permainkan..
tapi pada dia? sepertinya dia hanya suka bermain-main dengan permainan dan bukan saya.. :)

hmm..BAPA, sekarang sepertinya saya dan dia butuh waktu yang sedikit lebih banyak untuk mampu lebih mengenal dan memahami satu dan lainnya...
lebih sering bertengkar? hm... selama itu membuat kami saling mengenal, kenapa tidak?
kami memang berbeda kok... (kalau sama tidak mungkin akan menarik)
saya pria dan dia wanita...
saya bawel,dan dia... sedikit bawel..
saya sulung dan dia bungsu,
saya terbiasa memutuskan segala hal dengan cepat, dan dia terbiasa memikirkannya berulang kali,
tapi dalam beberapa segi, kami sama dan cenderung sama... =)

maafkan saya kalau suratku kepanjangan, BAPA... :D
semoga suratku ini, tidak membuatMU kesal atau marah...

with love, anakmu yang bawel, 



-me-                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar